Cinta. Bagaimanakah ia? Kata orang, cinta itu
buta. Tak memandang siapa yang ia cintai. Jika cinta itu telah datang, siapapun
ia, segalanya akan menjadi indah. Kata orang, cinta itu bisa membuat manusia
menjadi gila. Tergila-gila pada sosok yang membuatnya jatuh cinta. Mau makan
ingat dia, mau tidur ingat dia, mau segalanya ingat dia. Tak bertemu sehari
bagaikan setahun. Tak mendengarkan suaranya sebentar saja bisa membuat rindu
menggunung. Benarkah?
Lima tahun telah berlalu sejak awal kali kita bertemu. Daerah asal berbeda, SMA pun tak sama. Fakultas Kedokteran Unhas mempertemukan kita dalam sebuah almamater, dengan angkatan bernama Epigl07tica. Dulu kita tak saling mengenal satu sama lain. Hanya sekedar tahu nama dan beberapa item perkenalan klasik lainnya, karena kita belajar di kelas yang sama. Awal mula merintis perjuangan meraih gelar seorang dokter- citaku, citamu, cita kita.